Indie Lagu :: Lagu Tarbaru

Showing posts with label umum. Show all posts
Showing posts with label umum. Show all posts

Saturday, July 12, 2014

Linux Mint: "Top Menu Bar" Semua Aplikasi Hilang

Sudah beberapa saat ini saya menggunakan sistem operasi Linux Mint, dengan xfce sebagai lingkungan desktopnya.  Semua aplikasi berjalan dengan sangat baik; mulai dari mengetik dokumen, berseluncur di dunia maya, nonton filem bersama keluarga, membuat program, mendengar dan merekam lagu, semua berjalan tanpa masalah sama sekali.

Namun, hari ini sesuatu yang tidak diinginkan terjadi: "Top Menu Bar" pada semua aplikasi hilang. Akibatnya, saya tidak bisa menggeser jendela-jendela aplikasi yang dijalankan.  Setiap kali membuka sebuah aplikasi, jendela aplikasi terbaru akan segera "menutupi" jendela aplikasi yang sebelumnya terbuka.  Menjengkelkan juga situasi ini.

Untung saja, saya bukan orang yang pertama mengalami ini.  Ada teman lain yang sudah mengalaminya, dan udah curhat di internet untuk minta bantuan teman-teman lain. Ternyata solusinya gampang banget, cukup buka aplikasi "terminal" dan jalankan perintah berikut:

xfwm4

Selesai deh.  Wah senang sekali, hari ini bisa belajar sesuatu yang baru.

Thursday, June 19, 2014

LibreOffice: German Autospellcheck

LibreOffice adalah aplikasi office yang saat ini saya pakai sehari-hari, yang mirip dengan Microsoft-Office - aplikasi office yang dulu sekali saya kenal; karena mempunyai paket Writer (yang mirip Microsoft Word), paket Spreadsheet (yang mirip Microsoft Exel), dan paket Presentation (yang mirip Microsoft Powerpoint). Pada artikel ini, saya mau berbagi cerita tentang cara mengaktifkan fasilitas autospellcheck untuk bahasa Jerman pada paket WRITER. 

Fasilitas autospellcheck adalah salah satu fasilitas penting, pada paket WRITER, yang membantu saya mengecek kesalahan ketik sebuah kata berbahasa Inggris. Untuk itu, ketika saya menginstall LibreOffice, saya memilih bahasa Inggris sebagai bahasa standart yang digunakan; oleh karenanya fasilitas autospellcheck standart terinstal adalah juga untuk bahasa Inggris. 

Hari ini saya mencoba mengubah autospellcheck ke bahasa Jerman. Namun sayangnya, langkah-langkah berikut ini gagal: 

  1. buka: Tools -> Option -> Language Setting -> Language -> Western, lalu
  2. pilih: "German".  

Untung saja ada artikel yang menunjukkan dengan jelas langkah-langkah, yang harus saya lakukan agar dapat mengaktifkan autospellcheck berbahasa Jerman.  Setelah mengikuti artikel tersebut, akhirnya saya berhasil mengaktifkan autospellcheck berbahasa Jerman.


Saturday, April 25, 2009

Kualitas Audio Di Youtube Memburuk

Hari ini saya mencoba meng-upload lagi Video di Youtube. Akhirnya saya menemukan kenyataan bahwa Youtube habis-habisan mengurangi kualitas suara dari Video yang kita upload. Mungkin juga kualitas Video tapi mata saya kurang melihat perbedaan itu. Kalau menurut analisa saya hal ini disebabkan karena Youtube mencoba mengurangi ukuran file yang disimpan di Servernya.

Saya sampai dikesimpulan ini karena saya meng-upload dua file yang sama di dua server yang berbeda, Youtube dan Video Yahoo. Silahkan bagi teman-teman yang ingin membuktikan hal tersebut bisa melihat Video lagu Pop saya yang bertemakan Cinta dengan judul Rapuh Tanpa Cinta di Youtube dan di Yahoo.

Saran saya (saat ini) kalau memang teman-teman ingin meng-upload Video dengan kualitas Audio yang bagus gunakan saja Yahoo. Namun kelemahannya adalah teman-teman akan kekurangan jumlah orang yang akan melihat Video itu, karena pengguna Yahoo Video masih jauh sangat sedikit dibandingkan Youtube. Jadi kalau boleh disimpulkan Video yang cocok di upload di Yahoo itu, Video pribadi kita yang hanya untuk menjadi koleksi pribadi dan tidak ditujukan untuk dilihat oleh sebanyak-banyaknya orang.

Jika ingin tetap mendapat kunjungan yang banyak tanpa mengecewakan mereka dengan kualitas Audio Video kita, strateginya adalah tetap meng-upload di Youtube dan memberikan komentar bahwa Video yang sama dengan kualitas yang lebih bagus bisa ditemukan di Account teman-teman yang di Yahoo.

Tulisan ini didasarkan atas pengalaman saya jadi ada baiknya teman-teman coba saja dulu tetap meng-upload Video di Youtube, kalau memang Audionya masih oke-oke saja, yah berarti anda beruntung. Namun kalau terbukti kualitasnya jelek, mungkin solusi yang saya bagikan disini bisa menjadi salah satu pilihan.

Selamat Meng-upload ria ...

Thursday, April 16, 2009

Betulkah Prediksi Saya Tentang Cara Kerja Youtube ?

Ada hal menarik yang saya temui sekaligus menjadi tanda tanya bagi saya sewaktu mencoba mengupload Video ke Youtube.  Ceritanya begini seperti biasa saya mencoba share video lagu dengan teman-teman melalui Youtube,   Sudah beberapa kali saya mengupload video di Youtube tidak pernah mengalami masalah.  Namun kali ini saya mengalami masalah karena cara mengupload yang sedikit berbeda.  Berbedanya karena pertama kali saya salah mengupload file.  Saya mengupload file yang audio-nya sangat kecil padahal sebenarnya saya punya file lain yang  audio-nya sudah diedit agar lebih jelas didengar.  Saya menyadarinya ketika file tersebut telah available di Internet & waktu saya mencoba memainkan video tersebut ternyata suaranya kecil sekali tidak seperti yang diharapkan.  Lalu saya segera menghapus file tersebut dan mencoba mengupload file lain.  Setelah file ini available dan saya coba untuk memainkannya, saya kaget karena kualitas suara masih sama, kecil sekali.  Lalu saya sampai pada prediksi tentang cara kerja Youtube yang pertama:

Mungkin ... kalau kita upload file dengan nama yang sama, dia akan kesulitan untuk melalukan proses penggantian file & membutuhkan waktu karena adanya mekanisme replikasi data diantara semua server Youtube yang aktif.   Berdasarkan prediksi ini, saya mencoba menunggu beberapa saat lalu mencoba lagi memainkan video saya, alhasil masih tetap sama ... suara video tidak jelas, ini berarti masih file yang pertama (file yang sudah saya hapus) yang dimainkan karena file kedua adalah file yang sudah diedit content audio-nya.

Solusi yang saya coba tempuh adalah saya menghapus lagi file kedua yang sudah di-upload dan saya mencoba mengupload lagi file yang sama tapi sebelum di-upload saya mengubah nama file tersebut ...  Hasil yang saya peroleh masih sama, mengecewakan ...

Prediksi saya berikutnya tentang cara kerja Youtube adalah:

Mungkin ... Video saya sudah dikonversi ke dalam format yang lain (sebagai informasi, video yang saya upload menggunakan format avi)  Nah dalam proses konversi ini, selain kualitas gambar yang berkurang, kualitas dari suara juga akan berkurang dan untuk Audio dengan karateristik tertentu (saya sendiri tidak tahu karateristik seperti apa) penurunan kualitas Audio akan sangat besar dibandingkan dengan Audio pada file yang asli (file yang berada di komputer saya).  Dan pada kasus saya, Audio pada file saya memenuhi karateristik tersebut sehingga penurunan kualitas Audionya sangat parah.

Dengan asumsi bahwa layanan hosting video pada provider yang berbeda, memiliki cara penanganan file yang berbeda pula maka saya mencoba mengupload video yang saya upload ke Youtube menggunakan layanan yang ditawarkan oleh Blogspot sendiri yaitu layanan upload video.  Dan hasil yang saya peroleh adalah great ... Video saya bisa menghasilkan Audio yang sama (menurut pendengaran saya) dengan kualitas Audio sewaktu saya memainkan video tersebut langsung dari komputer saya (tidak melalui internet).  Namun saya kecewa dengan layanan dari Blogspot ini karena saya tidak bisa menonton video saya dalam fullscreen mode seperti video lain yang berhasil saya upload di Youtube.

Lalu saya mencoba layanan hosting video yang lain yaitu layanan dari Yahoo.  Hasil yang saya peroleh adalah Video saya bisa berjalan dengan kualitas Audio yang baik dan juga ketika saya menggabungkan Video ini ke BLOG saya, saya bisa menontonnya dalam fullscreen mode.  Senang rasanya mendapatkan alternatif hosting video yang lain selain dari Youtube. 


Tuesday, April 7, 2009

Tutorial Singkat GIMP

Berikut ini ada info dan tutorial sederhana menggunakan "FREE PHOTOSHOP APPLICATION" namanya "GIMP".

1. Download dari alamat

http://gimp-win.sourceforge.net/
2. Install dan jalankan


Tutorial 1

"Capture Gambar dari Desktop & Simpan menggunakan GIMP"


1. Tekan tombol PRINT SCREEN (PrtSc)

2. Jalankan GIMP

3. Klik Edit -> Paste As -> New Image
Atau tekan saja SHIFT+CTRL+V (Lihat gambar berikut, bisa diklik untuk memperbesar gambar)


4. Klik File -> Save masukkan nama file, contoh : gambar.jpg (nama file harus lengkap, jangan hanya mengetik "gambar" saja, tapi harus "gambar.jpg")

5. Klik SAVE
6. Akan muncul sebuah dialog, Klik EXPORT 7. akan muncul sebuah dialog lagi, Klick SAVE



Tutorial 2

"Mengambil bagian tertentu dari Gambar"


1. Buka gambar tersebut dengan GIMP

2
. Pilih Tools -> Selection Tools -> Rectangle Select
3. Arahkan kursor ke Gambar kita
4. Tekan tombol KIRI dari MOUSE (TAHAN) tarik ke arah KANAN (dengan proses ini akan terlihat gambar bujursangkar berkedip2)
5. Lepas Tombol KIRI

6. Tekan CTRL+C (untuk copy)
7. Lakukan tutorial 1


Wednesday, April 1, 2009

Beasiswa dan Syarat Bahasa

Salah satu problem yang saya rasakan ketika hendak mencari beasiswa adalah masalah bahasa.  Persyaratan bahasa ini sifatnya mutlak bukan saja untuk mendapatkan beasiswa tapi juga sebagai syarat masuk di Universitas.  Jadi yang bisa saya lakukan adalah mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk mengikuti ujian TOEFL.  Saya harus mengikuti ujian ini beberapa kali untuk bisa mencapai target minimal yang dikehendaki.

Sewaktu harus berjuang untuk mendapatkan hasil ujian yang diharapkan, saya sempat bergumam.  Dalam hati kenapa sih harus ada syarat minimal seperti itu.  Ternyata ketika berbicara dengan beberapa teman, mereka juga mempunyai pikiran yang sama.  Malah ada yang menyampaikan bahwa orang yang setiap hari berbahasa Inggrispun belum tentu mencapai standart minimal yang diharapkan.

Terlepas dari semua itu, setelah saya diberi kesempatan untuk sekolah di Jerman, saya menarik kesimpulan sendiri bahwa syarat bahasa yang diberikan itu adalah untuk kebaikan kita sendiri.  Jika kita mempunyai tingkat pemahaman bahasa yang baik maka tentu tidak akan mengalami kesulitan dalam mengikuti perkuliahan dalam bahasa tersebut juga untuk pergaulan dan diskusi kelompok, kemampuan bahasa ini sangat dibutuhkan.

Hal penting yang perlu teman-teman ingat adalah untuk mencari beasiswa terdapat banyak syarat yang harus dipenuhi dan bahasa hanya salah satu dari sekian banyak syarat yang lain.  Jadi apapun hasil yang teman-teman capai dalam ujian TOEFL, kirim saja hasil tersebut ke pihak penyedia beasiswa dan tentunya didukung oleh kelengkapan persyaratan yang lain.  Hal ini perlu dilakukan, jika deadline dari penerimaan beasiswa sudah hampir selesai.  Dari pengalaman saya, sebenarnya hasil ujian TOEFL yang diharapkan adalah TOEFL internasional.  Namun hasil TOEFL yang saya miliki adalah TOEFL-ITP (Institutional Testing Program).  Hasil yang saya peroleh waktu itu adalah saya dikabarkan bahwa diterima beasiswa dengan syarat harus mengambil ujian internasional TOEFL.  Intinya disini adalah ada kesempatan lagi yang diberikan oleh pemberi beasiswa karena kelengkapan persyaratan saya yang lain sudah memenuhi.  Lalu saya mengikuti ujian TOEFL-ITB (internet based testing).  Hasil ujian yang harus saya capai pada ujian ini adalah, standart TOEFL yang ditetapkan oleh Universitas.  Puji Tuhan, saya bisa mencapai standart tersebut.

Harapan saya, teman-teman tetap semangat dalam mempersiapkan diri mengikuti ujian TOEFL dan semoga bisa memperoleh hasil yang diharapkan.

Amin ...

Tuesday, March 31, 2009

Proses Seleksi DAAD dan Strateginya

Bagi yang berminat untuk memperoleh beasiswa DAAD untuk belajar di Jerman bisa memperoleh informasi jelas melalui website resmi DAAD Jakarta.

Berikut ini adalah beberapa tahapan yang harus dilalui:

1. Melengkapi semua persyaratan

Sebaiknya teman-teman berusaha melengkapi persyaratan sebaik-baiknya dan selengkap-lengkapnya karena seleksi awal beasiswa DAAD adalah seleksi kelengkapan persyaratan.

Yang saya lakukan adalah:
  1. Berusaha memenuhi semua persyaratan
  2. Mencari Universitas dan berusaha mendapatkan surat penerimaan atau minimal surat keterangan bahwa kita memenuhi kualifikasi yang diharapkan oleh salah satu Universitas
  3. Membuat curriculum vitae (CV) sebaik-baiknya.
  4. Memikirkan topik penelitian yang bisa diterapkan
Lebih lanjut tentang CV
  1. Informasikan semua kegiatan yang bersifat akademik maupun non-akademik yang sudah pernah diikuti.
  2. Informasikan semua publikasi yang sudah pernah dilakukan, misal melalui Jurnal, koran, dsb
Lebih lanjut tentang Topik Penelitian

Sebagai contoh saya tertarik di bidang jaringan komputer, dan dari pengamatan saya, UKSW memiliki masalah dengan kecepatan akses internet ketika melakukan proses SIASAT. Sehingga topik penelitian yang saya usulkan adalah solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

2. Seleksi Wawancara
Jika lolos dari seleksi ini, anda akan dipanggil untuk mengikuti seleksi melalui wawancara yang dilakukan dalam bahasa Inggris. Di dalam wawancara ini kita akan diwawancarai oleh Profesor dari Jerman dan Indonesia.

Isi dari proses wawancara berdasarkan pengalaman saya adalah sebagai berikut :
  1. Perkenalan diri anda. Profesor akan bertanya berdasarkan CV kita.
  2. Motivasi anda untuk mendapatkan beasiswa DAAD
  3. Materi-materi dasar yang berkaitan dengan bidang studi yang hendak kita tuju / latar belakang bidang studi kita.
  4. Topik penelitian yang direncanakan di lakukan di Jerman
Yang saya lakukan:
  1. Jawab sejujur-jujurnya dan menghindari jawaban yang kesannya dibuat-buat. Jika tidak bisa jawab, katakan tidak bisa.
  2. Berusaha memberikan jawaban yang bisa dimengerti dan masuk akal.
3. Syarat Surat Penerimaan Universitas & Lulus Ujian Bahasa Jerman

  1. Teman-teman harus memiliki admission letter (surat penerimaan) dari salah satu Universitas di Jerman
  2. Lulus ujian bahasa Jerman. Teman-teman akan mengikuti kursus bahasa Jerman dengan biaya yang ditanggung oleh DAAD dan setelah itu akan mengikuti ujian. Selama mengikuti kursus ini (dari pengalaman saya) teman-teman akan memperoleh uang saku dari DIKTI.
Yang saya lakukan: Belajar sebaik-baiknya ..

Jika teman-teman telah lolos ketiga tahapan di atas maka teman-teman akan mengikuti kursus bahasa Jerman lanjutan yang diadakan di Jerman sebelum memulai perkuliahan

Semoga bermanfaat ...



Friday, August 1, 2008

Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Internasional

Terhitung sejak bulan Juni 2008, saya berkenalan dengan teman-teman dari berbagai Negara, karena kami tergabung dalam sebuah sekolah bahasa Jerman di Frankfurt Jerman. Ada yang dari Kolombia, India, Myanmar, Brasil, Argentina, Kamerun, Ungarn, Inggris, Cina, dan lain-lain. Bahasa "pemersatu" bagi kami adalah Bahasa Inggris.

Disela-sela waktu, kami sempatkan berbagi cerita tentang negara masing-masing. Mulai dari bagaimana iklim, makanan kesukaan, tempat-tempat wisata, biaya hidup sampai dengan masalah bahasa. ketika bicara tentang bahasa, biasanya kami membuat kalimat dalam bahasa Inggris / Jerman dan menanyakan bagaimana membuat itu dalam bahasa ibu masing-masing.

Yang menarik bagi saya adalah ketika saya mengajarkan tentang bahasa Indonesia, salah satu teman saya dari Kolumbia mengatakan bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa yang paling mudah dipelajari. Dia menyebut bahasa Indonesia dengan sebutan bahasa Tarsan. Saya sempat kaget juga dengan pernyataan dia dan saya bertanya mengapa bisa begitu ? Dia mengatakan bahawa gramatik bahasa Indonesia sangat mudah, tidak serumit bahasa yang dia pakai (bahasa Spanyol), bahasa Inggris dan apalagi bahasa Jerman.

Dari pernyataannya, saya langsung berpikir .. "Wah asik juga kalau kita mulai membudayakan mengajarkan bahasa Indonesia ke teman-teman dari negara lain, karena mereka akan bisa cepat belajar". Dan menurut saya kalau semakin banyak orang yang tahu bahasa Indonesia, bukannya tidak mungkin bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa Internasional ...

Bagaimana menurut teman-teman ?